Pengaduan Masuk

Nomor Media Tanggal Aduan Isi Aduan Tanggapan
P-14-0000000678Email06-Jul-2014
mohon di tindak lanjuti tentang pemilihan PL REG upk KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN JATIM YANG DIPILIH SECARA SEPIHAK OLEH FT DAN TIDAK DIPILIH LEWAT FORUM.HANYA DIKENALKAN DIFORUM DAN UNTUK DITETAPKAN SAJA TANPA ADANYA METODE PEMILIHAN YANG DIGUNAKAN SESUAI PTO..SEGERA DI TINDAK LANJUTI AGAR UPK BISA DIPERBAIKI SELANJUUTNYA.TERIMA KASIH
23-07-2014: Benar telah terjadi kesalahan fasilitasi oleh Fasilitator Teknik (FT) dalam melakukan pemilihan PL Reguler untuk menganti PL lama yang mengundurkan diri. PL yang ditunjuk adalah salah seorang KPMD yang baru bertugas selama tiga (3) bulan sehingga banyak KPMD yang kurang setuju dengan cara Fasilitator yang hanya memperkenalkan dan langsung menunjuk menjadi PL. Ke dua Fasilitator telah diminta melakukan fasilitasi kembali pemilihan PL Reguler dengan melakukan proses sesuai dengan petunjuk yang berlaku antara lain dengan memberi kesempatan kepada semua KPMD se kecamatan untuk melakukan penilaian terbaik terhadap teman temannya sesama KPMD. Suara terbanyak dari pemilihan sesama KPMD dapat dilanjutkan dengan menunjuknya sebagai PL baru. Apabila hal tersebut masih belum berhasil dilakukan maka rekruitmen selanjutnya dapat dilakukan dengan membuat pengumuman pendaftaran PL secara terbuka dengan kriteria dan ketentuan lainnya seperti melalui test, wawancara dan identifikasi identitas terpenuhi. Dari hasil test dan wawancara akan dapat ditentukaan siapa yang akan menjadi PL. Proses peninjauan ulang kembali terhadap pemilihan PL reguler ini telah dijelaskan terhadap ke dua Fasilitator untuk segera ditindak lanjuti. Demikian dilaporkan trms.
P-14-0000000603Email16-Jun-2014
Makassar, 16 Juni 2014 Kepada Yth. -�� Satker Pusat PNPM Mandiri Perdesaan������������������������������������������������������������������������������������� ��������������������� - Kemendagri Dirjen PMD Pusat������������������������������������������������������������������������������������������������� .��������������������� � Team Leader KM-Nasional PNPM Mandiri Perdesaan/NMC��������������������������������� .������������������ � -�� Team Leader Korwil RMC V PNPM MPd di- ����������� Jakarta Dengan Hormat Sesuai informasi yang kami dengar bahwa yang akan diikutkan dalam Pratugas��� F-PPU periode TA.2014 di Provinsi Susel RMC V hanya 20 (duapuluh) orang. Oleh karena itu Bersama dengan ini kami para peserta Selektif aktif mulai Nomor Urut 21 s/d 30 FasKab Perguliran dan Pengembangan Usaha (F-PPU) yang dinyatakan Lulus oleh Tim Seleksi Aktif Provinsi Sulawesi Selatan / Satker PNPM MPd Prov.Sulsel/ RMC V bermohon agar kiranya dapat diikutkan� Pra Tugas F-PPU untuk bersaing menempati posisi yang dimaksud, mengingat kami pun dinyatakan Lulus dan siap ditempatkan diwilayahnya . Besar harapan kami untuk dapat dipertimbangkan dan atas kepedulian serta kerjasamanya dihaturkan terima kasih.��� �Hormat kami masing-masing pemohon dengan no.urut kelulusan :�� Tertanda 21.Safaruddin Rachim 22.Imasse 23.Subhan, SP 24.Rustan Efendy 25.Abd. Mukhtar 26.Nurhayati Djafar 27.Mujahiddin Panggoa 28.Matius A. Pangessong 29.Wahida, SE 30.Andi Djufriady SuloLipu Tembusan : Yth. Bapak� :� -� Satker PNPM MPd Prov. Sul-Sel di Makassar -��������� KorProv PNPM MPd RMC V� di Makassar
21-06-2014: Sampai saat ini belum ada penyampaian secara tertulis dari Satker PNPM-MPd Pusat tentang jumlah peserta Pelatihan pra-tugas Faskab PPU Sulsel yang diterima Satker PNPM-MPd Sulsel maupun pihak RMC V Sulsel. Namun pihak RMC V Sulsel telah mengusulkan agar jumlah peserta yang diikutkan ditambah 20% dari jumlah kuota lokasi kabupaten
P-14-0000000602Email12-Jun-2014
NAMA; Yohanis, dari Desa Koting B, Kecamatan Koting-NTT Telah terjadi penyelenggaran PNPM Mpd terjadi tidak sesuai dengan PTO dan AD/ART BKAD di Kecamatan Koting: 1. STATUS PEMELIHARAAN INFORMASI DI PAPAN INFORMASI (form 69.i) Informasi yang tidak pernah dipublikasikan dan cenderung dirahasikan oleh UPK antara lain: ? Rincian Penggunaan Dana oleh TPK/UPK Status : TIDAK ADA ? Foto Copy Rekening UPK Status : TIDAK ADA ? Rincian Realisasi Anggaran Biaya Status : TIDAK ADA ? Rencana dan Realisasi Pengembalian (table cicilan perbulan) Status : TIDAK ADA ? Foto Copy Rekening UPK untuk Pengembalian Status : TIDAK ADA ? Rekap Laporan Penggunaan Dana Pertanggung Jawaban Akhir Status : TIDAK ADA 2. Laporan Kolektibilitas Pinjaman UEP/SPP tidak pernah disampaikan dalam Musyawarah 3. Adanya PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang mengakses Dana SPKP sehingga masyarakat miskin tidak mendapat haknya 4. Proses Pemilihan Tim Penyehatan Pinjaman (TP2) tanpa mengundang masyarakat umum di Kecamatan Koting pihak yang hadir : BKAD, Camat, PJOK, Pengurus UPK, Polisi, BABINSA dan beberapa Kepala Desa, sehingga Dalam proses penentuan dan Pemilihan Ketua tidak ada wakil dari masyarakat dan Forum dengan terpaksa memilih Ketua BKAD menjadi Ketua TP2. Tidak semua peserta Forum menyetujui Ketua BKAD menjadi KETUA TIM TP2 karena secara aturan dalam PTO dan AD/ART BKAD Kec. Koting sangat bertentangan. Dan waktu itu Fasilitator Kecamatan sempat hadir dan beberapa Kades menanyakan hal tersebut tetapi FK tersebut malah menjelaskan hal tersebut boleh. Dalam Rapat tersebut malahan FK mengarahkan untuk menggunakan Polisi untuk melakukan penagihan pinjaman yang bermasalah. 5. Kurang transparannya Informasi dari UPK dan BKAD tentang Penyelenggaran PNPM di Kecamatan Koting 6.Dalam Tahun Anggaran 2013 Desa Koting C mendapat Pembangunan Infrastruktur, dalam proses pelelangan pengadaan Material ada satu Kontraktor yang menjadi �JAGOAN� dari pihak KECAMATAN menjadi pemenang Tender. Setelah beberapa hari penentuan Pemenang Tender, Kontraktor tersebut diundang kembali melakukan Musyawarah Penanda tanganan KONTRAK KERJA tetapi beliau tidak hadir dan melalui SMS beliau katakan ia tidak bersedia. Akhirnya proses pendatangan Kontrak ditunda tanpa ada kejelasan sampe sekarang.. Terima Kasih atas penyampaian kami, tanggapan dari PUSAt kami nantikan�
08-07-2014: Salam hormat, Berdasarkan pengaduan saudara tertanggal 14 Juni 2014 maka saya Robertus Gale, Fasilitator Kabupaten PNPM MPd kabupaten Sikka menjelaskan sbb: 1. Terkait pengaduan saudara tentang Informasi yang belum di Up Date pada papan informasi tentang, Rincian penggunaan Dana,foto copy Rek.UPK,rincian raelisasi anggaran biaya,rincian dan realisasi pengembalian,rekapan laporan penggunaan dan pertanggung jawaban akhir. Berdasarkan pantuan kami pada saat supervisi ke kecamatan Koting bahwa seluruh informasi tersebut diatas, berdasarkan pengaduan saudara tidak tercantum pada papan informasi. Oleh karena itu sebagai Manajemen Kabupaten sudah memberikan bimbingan kepada FK dan UPK Kecamatan Koting untuk menyempurnakannya dengan informasi tersebut. Dan kami terima ini sebagai masukan agar FK dan UPK selalu memperhatikan informasi tersebut, bukan hanya kecamatan koting tetapi pada semua Kecamatan di Kabupaten Sikka. 2. Terkait pengaduan saudara bahwa Laporan pinjaman kolektif UEP dan SPP tidak pernah disampaikan dalam musyawarah; pernyataan ini " Keliru " karana berdasarkan identifikasi pinjaman kelompok dan angsuran dari masing-masing Desa di Kecamatan Koting Prosentase angsuran mencapai 88,6 % di Bulan Mei 2014.Ini sebagai gambaran bahwa UPK, BKAD dan pelaku Desa cukup konsen menfasilitasi pengembalian pinjaman kepada masyarakat buktinya pinjaman berisiko + 11,4% berdasarkan laporan keuangan Bulan Mei 2014. 3. Terkait dengan pengaduan saudara tentang PNS yang mengakses dana SPKP, hal ini terjadi pada pinjaman Tahun 2009 s/d 2011 namun jumlah peminjam PNS tidak mencapai 10 %.Sedangkan untuk Tahun 2012 hingga sekarang PNS sudah tidak di layani lagi walaupun oknum PNS tersebut sebagai anggota kelompok. 4. Terkait pengaduan saudara tentang proses pemilihan Tim Penyehat Pinjaman tanpa mengundang masyarakat umum di Kecamatan Koting. terhadap hal ini dapat saya jelaskan sbb : Membentuk TP2 tidak perlu menghadirkan masyarakat umum tetapi yang dibutuhkan adalah tokoh masyarakat kecamatan dan Desa yang secara sukarela mendukung mengatasi kredit macet yang ada dikecamatan, tugas mereka adalah : -. Membangun kesadaran masyarakat untuk mengembalikan dana sesuai aturan yang tertuang dalam surat perjanjian kredit. -. Bila sudah terjadi kredit macet maka perlu di motivasi kepada masyarakat untuk mengembalikan dana tersebut. 5. Terkait dengan pengaduan saudara tentang pelelangan tahun Anggaran 2013 Di desa Koting C " tidak benar" karena tahun 2013 hanya ada pembiayaan kegiatan Honor Guru komite 7 orang,jadi tidak ada pelelangan di Desa Koting C pada tahun 2013. 6. Terkait informasi yang kurang transparan dari UPK dan BKAD tentang penyelenggaraan PNPM-PMd di Kecamatan, berdasarkan Tupoksinya UPK dan BKAD sudah berjalan sesuai kemampuan hal ini terbukti dari realisasi pelaksanaan program dari Tahun 2009 s/d Tahun 2014, semuanya sudah dipertanggungjawabkan kepada Masyarakat, dan sudah MDST 100%. Bila masih terdapat kekurangan dalam proses pelaksanaan maka Segala masukan dan kritikan yang membangun dari saudara sangat kami harapkan. Terima Kasih.
P-14-0000000599Email05-Jun-2014
Kepada: Yth PPK dan unsur tinggi lembaga PNPM. Di_ Tempat Tanjung Tiram,.5 Juni 2014 Salam sejahtera.... Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,semoga kita semua dalam lindungan nya selalu dan tak kurang dari sesuatu apapun...Amin. Dengan sejalan nya program PNPM MP yang menjadi program handalan pemerintah pusat,provinsi maupun daerah yang di prioritaskan kepada RTM ( Rumah Tangga Miskin ) ternyata telah di temukan beberapa indikasi kesalahan dalam pelaksanaan yang tidak memenuhi standart PTO dan AD/ART yang tertuang di dalam SOP diantaranya yang akan saya sampai kan sebagai berikut : 1. Telah terjadinya KOLEBILITAS tingkat 5-6 SPP perguliran selama dua tahun lebih oleh beberapa kelompok desa.dengan jumlah ratusan juta rupiah dan tidak ada tindak lanjut dari unsur lembaga PNPM MP dan aparatur tingkat desa dan kecamatan,setelah hasil laporan kerja tim Penyehat berdasar kan temuan di lapangan.sehingga dampak dari PEMBIARAN ini dapat terancam sanksi Diskualifikasi dari program nasional. 2. Penyalah gunaan jabatan yang di lakukan oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram dengan melakukan pengambilan upah pembuatan proposal ajuan pinjaman kelompok dengan jumlah uang bervariasi sekitar 350rb-500rb setiap kelompok yang di lakukan nya selama hampir lima tahun.dari akibat perbuatan oknum UPK tersebut,telah terjadi pembodohan terhadap pemahaman makna dan tujuan program terhadap masyarakat kelompok peminjam. 3. Melakukan PEMBIARAN oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram atas pelaksanaan pembayaran iuran SPP perguliran yang di lakukan ( dibayar ) oleh orang lain yang bukan dari kelompok yang bersangkutan selaku peminjam. 4. Tumpang tindih aturan sehingga setiap melakukan musyawarah dan melahirkan keputusan dapat berubah-ubah sesuai dengan keinginan oknum ( pejabat ) tertentu. 5. Tidak adanya sikap ketegasan pihak unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram terkait sanksi hukum yang berlaku.seperti terjadi di desa Suka Maju tentang pembangunan sebuah bangunan PAUD KASIH IBU.TA 2011-2012 yang sampai saat ini belum di MDST kan.dan bangunan terkesan di biarkan hancur begitu saja.juga terjadi penyelewengan dana SPP perguliran yang di lakukan oleh istri dari kepala desa Suka maju.( gambar bangunan PAUD KASIH IBU dan Surat Pernyataan kelompok peminjam terlampir.) 6. Terindikasi Nepotisme hubungan keluarga antara PJOK Kab.Batubara dengan Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram ( yang di ketauhi Bendahara UPK adalah adik dari pejabat PJOK Kab.Batubara ).sehingga punca persoalan bermuara dari hubungan yang menjadi hambatan program yang tidak transparan,akuntabilitas,Desentralisasi dan sehingga jabatan selama lima tahun tidak tergantikan,atau tidak adanya Evaluasi kinerja yang di lakukan BPUPK/BKAD sebagai lembaga pengawas pelaksanaan kegiatan dan sebagai unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram (maka terjadi tidak adanya masa transisi jabatan bagi mereka.) 7. Belum adanya penjelasan SOP yang di tuangkan didalam AD/ART sehingga aturan yang berlaku dapat di buat-buat oknum pejabat yang berkepentingan didalam pelaksanaan program nasional PNPM MP Kec.Tg Tiram. 8. Maka dalam hal ini,program PNPM MP Kec.Tg Tiram harus di selamatkan dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,oleh daripada itu dibutuhkan tangan-tangan yang tegas serta pemikiran yang arif dan bijak dalam usaha penyelamatan progam PNPM MP Kec.Tg Tiram dan serta merubah Pola system di masa yang akan datang. Atas segala kekurangan cara penyampaian saya mohon maaf,dengan dasar pertanggung jawaban sebagai Putra Batubara saya sampaikan laporan ini dengan benar dan dapat di pertanggung jawabkan. Dan berharap program PNPM MP Kec.Tg Tiram dapat diselamatkan dari kesalahan masa lalu dan menyongsong perubahan yang lebih baik di masa depan. dto ( KHAIRIL ASWAD ) Tim Penyehat SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram Tim Verifikasi SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram
04-09-2014: 1. Untuk pengaduan poin 1 : Sudah ada tindak lanjut dari Hasil Tim Penyehat, sebagian tunggakan sdh di cicil oleh kelompok, namun belum sesuai harapan 2. Untuk pengaduan poin 2 : Berdasarkan hasil verifikasi dan wawancara dgn UPK, pada dasarnya tidak ada kutipan dari UPK kepada kelompok untuk membuat proposal. 3. Untuk pengaduan poin 3 : Penitipan cicilan kelompok melalui orang lain ke UPK, itu dikarenakan jarak tempuh cukup jauh. Sehingga sering dititipkan kepada orang yang akan ke Kecamatan. Itupun selama ini tidak ada masalah dari kelompok dgn orang yg membantu utk mengantarkan ke kecamatan 4. Untuk pengaduan poin 4 : Tidak jelas maksudnya, aturan mana yg tumpang tindih. 5. Untuk pengaduan poin 5 : - Tentang bangunan PAUD, sudah beberapa kali dilakukan utk membahas masalah MDST, namun TPK dan Kades sampai saat ini masih sulit untuk dipertemukan - Tentang penyelewengan dana SPP, saat ini sedang dilakukan proses 6. ---- 7. Yg dimaksud penjelasan SOP yg mana belum jelas, tetapi masukan terhadap perbaikan SOP manapun akan di evaluasi biasanya dalam laporan kelembagaan setiap akhir tahun 8. Terimakasih atas saran dan dukungan utk perbaikan program
P-14-0000000600Email05-Jun-2014
-------- Pesan Asli -------- Subjek: Penyalah gunaan jabatan oknum UPK dan terindikasinya pejabat memback-up penyalah gunaan pelaksana kegiatan PNPM MP Kec.Tg Tiram Kab.Batubara. Dari: Khairil Aswad Aswad Kepada: pengaduan@nmc.ppk.or.id CC: Kepada: Yth PPK dan unsur tinggi lembaga PNPM. Di_ Tempat Tanjung Tiram,.5 Juni 2014 Salam sejahtera.... Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,semoga kita semua dalam lindungan nya selalu dan tak kurang dari sesuatu apapun...Amin. Dengan sejalan nya program PNPM MP yang menjadi program handalan pemerintah pusat,provinsi maupun daerah yang di prioritaskan kepada RTM ( Rumah Tangga Miskin ) ternyata telah di temukan beberapa indikasi kesalahan dalam pelaksanaan yang tidak memenuhi standart PTO dan AD/ART yang tertuang di dalam SOP diantaranya yang akan saya sampai kan sebagai berikut : 1. Telah terjadinya KOLEBILITAS tingkat 5-6 SPP perguliran selama dua tahun lebih oleh beberapa kelompok desa.dengan jumlah ratusan juta rupiah dan tidak ada tindak lanjut dari unsur lembaga PNPM MP dan aparatur tingkat desa dan kecamatan,setelah hasil laporan kerja tim Penyehat berdasar kan temuan di lapangan.sehingga dampak dari PEMBIARAN ini dapat terancam sanksi Diskualifikasi dari program nasional. 2. Penyalah gunaan jabatan yang di lakukan oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram dengan melakukan pengambilan upah pembuatan proposal ajuan pinjaman kelompok dengan jumlah uang bervariasi sekitar 350rb-500rb setiap kelompok yang di lakukan nya selama hampir lima tahun.dari akibat perbuatan oknum UPK tersebut,telah terjadi pembodohan terhadap pemahaman makna dan tujuan program terhadap masyarakat kelompok peminjam. 3. Melakukan PEMBIARAN oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram atas pelaksanaan pembayaran iuran SPP perguliran yang di lakukan ( dibayar ) oleh orang lain yang bukan dari kelompok yang bersangkutan selaku peminjam. 4. Tumpang tindih aturan sehingga setiap melakukan musyawarah dan melahirkan keputusan dapat berubah-ubah sesuai dengan keinginan oknum ( pejabat ) tertentu. 5. Tidak adanya sikap ketegasan pihak unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram terkait sanksi hukum yang berlaku.seperti terjadi di desa Suka Maju tentang pembangunan sebuah bangunan PAUD KASIH IBU.TA 2011-2012 yang sampai saat ini belum di MDST kan.dan bangunan terkesan di biarkan hancur begitu saja.juga terjadi penyelewengan dana SPP perguliran yang di lakukan oleh istri dari kepala desa Suka maju.( gambar bangunan PAUD KASIH IBU dan Surat Pernyataan kelompok peminjam terlampir.) 6. Terindikasi Nepotisme hubungan keluarga antara PJOK Kab.Batubara dengan Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram ( yang di ketauhi Bendahara UPK adalah adik dari pejabat PJOK Kab.Batubara ).sehingga punca persoalan bermuara dari hubungan yang menjadi hambatan program yang tidak transparan,akuntabilitas,Desentralisasi dan sehingga jabatan selama lima tahun tidak tergantikan,atau tidak adanya Evaluasi kinerja yang di lakukan BPUPK/BKAD sebagai lembaga pengawas pelaksanaan kegiatan dan sebagai unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram (maka terjadi tidak adanya masa transisi jabatan bagi mereka.) 7. Belum adanya penjelasan SOP yang di tuangkan didalam AD/ART sehingga aturan yang berlaku dapat di buat-buat oknum pejabat yang berkepentingan didalam pelaksanaan program nasional PNPM MP Kec.Tg Tiram. 8. Maka dalam hal ini,program PNPM MP Kec.Tg Tiram harus di selamatkan dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,oleh daripada itu dibutuhkan tangan-tangan yang tegas serta pemikiran yang arif dan bijak dalam usaha penyelamatan progam PNPM MP Kec.Tg Tiram dan serta merubah Pola system di masa yang akan datang. Atas segala kekurangan cara penyampaian saya mohon maaf,dengan dasar pertanggung jawaban sebagai Putra Batubara saya sampaikan laporan ini dengan benar dan dapat di pertanggung jawabkan. Dan berharap program PNPM MP Kec.Tg Tiram dapat diselamatkan dari kesalahan masa lalu dan menyongsong perubahan yang lebih baik di masa depan. dto ( KHAIRIL ASWAD ) Tim Penyehat SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram Tim Verifikasi SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram
20-06-2014: Pengaduan ini terkait dengan pengaduan nomor P-14-0000000599
P-14-0000000596Email30-May-2014
Seperti biasa pada pekerjaan fisik pnpm-mp yg ada di daerah kami memiliki tahapan pekerjaan, setelah pencairan dana pertama 40% dan dikerjakan sesuai dana yg di terima oleh TPK selalu melalaui tahapan pencairan pertama dengan pertanggung jawaban 40% dan seterusnya sampai serah terima. Tetapi pada tahun ini tidak di anjurkan fasilitator lagi pada TPK, apakah program pnpm-mp tersebut sudah merubah SOP/PTO ? Kalau program belum merubahnya berarti fasilitator sudah melanggar kode etik program apabila itu terjadi apa sanksinya, jangan kalau masyarakat lalai dengan kewajibannya menyangkut program pnpm-mp kenapa langsung di beri sanksi ? Mohon kebijakan dan ketegasan dalam menjalankan program. Saya masyarakat Desa Pananggahan, Kec.Barus Utara, Kab.Tapanuli Tengah, sumatera utara. Perkerjaan fisik pnpm-mp pada saat ini Perkerasan jalan Rabat Beton dengan anggaran dana tertera pada lampiran.
16-08-2014: Kegiatan Perkerasan Jalan Rabat Beton sudah dikerjakan dan sudah selesai 100%, pertanggungjawaban sudah dilakukan sesuai dengan prosedur , hingga saat ini desa pananggahan telah melakukan MDST , hasil konfirmasi kepada FK/FT tidak ada permasalahan
P-14-0000000543Email24-May-2014
Saya sebagai AFK Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya, dengan ini melaporkan berbagai permasalahan di tempat saya bekerja. Sangar banyak Permasalahan yang terjadi. terutama permasalahan FK di Kecamatan Tempat saya bekerja (Saudara : Fahmi Yudhistira, SE). saya di paksa untuk tanda tangani surat perdamaian dengan alasan mengacam?? Permasalahan Pertama cuma masalah pribadi yang kemudian sudah dibesar-besarkan dan dituduh mengajam harus / dipaksain untuk tanda tangani surat perdamaian. seharusnya saya tidak perlu untuk tanda tangani.sebenarnya FK (Fahmi Yudhistira, SE) yang jarang masuk kantor dan tidak tinggal di lakasi tugas (dalam wilayah kecamatan kerja) semuanya orang punya hak untuk melapor, bukan seperti kata mereka yg bahwa saya tidak punya hak untuk melapor.
31-05-2014: SP2M akan tinjut ke Aceh Jaya
P-14-0000000537Email21-May-2014
Selamat sore, saya pelamar FK-P PNPM MPd Provinsi NTT pada bulan februari lalu.� Saya sudah berulang kali menanyakan ke SATKER PNPM Prov. NTT tentang yang lulus seleksi pasif di jakarta. Tapi sudah keluar hasilnya hanya FK-T dan mereka sudah pelatihan pra-tugas akhir april lalu. Untuk itu, saya mau menanyakan kapan pengumuman hasil seleksi pasif FK-P dari jakarta. Apakah SATKER PNPM MPd Prov. NTT tidak membutuhkan FK-P lagi ? Mohon penjelasannya Terima kasih atas perhatianya.
09-06-2014: Selamat Pagi,terkait dengan proses rekruitmen calon FK yang dilakukan di bulan February 2014 sampai dengan saat ini dokumen pengesahan shortlist calon FK belum kami terima ,Satker PNPM MPd NTT masih membutuhkan FK karena terdapat lokasi kosong di kecamatan kategori ekstrim ,namun diminta kepada saudara untuk bersabar sampai dengan awal tahun 2015 disebabkan alokasi dana pelatihan pra tugas di DPA satker NTT telah habis terpakai .Terima Kasih
P-14-0000000504Email14-May-2014
Yang Terhormat Bapak Team Leader PNPM MPd, di - Jakarta. Saya dari salah satu pelaku UPK di Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara ingin menanyakan hal yang sudah lama ingin saya tanyakan. Karena tahun lalu saya sudah pernah menanyakan hal ini namun tidak ada tanggapan berhubung tahun ini Kab. Asahan Prop. Sumatera Utara akan mengadakan Pelatihan UPK ke luar kota (diluar Kab. Asahan). Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah diperbolehkan pelaksanaan Pelatihan UPK di luar kota (diluar Kab. Asahan) ? seandainya diperbolehkan, siapa yang bertanggung jawab jikalau terjadi musibah di jalan ? Karena tahun lalu pelaksanaan Pelatihan UPK tetap dilaksanakan di luar kota (diluar Kab. Asahan). Harapan saya, Pelaksanaan Pelatihan UPK dilaksanakan di KIsaran saja (Ibu Kota Kabupaten Asahan, Propinsi Sumatera Utara) disamping menghemat biaya operasional UPK. Mohon tanggapannya. Terima Kasih, Salam Sikompak.
10-07-2014: Semua Kegiatan Pelatihan yang dilakukan di Tingkat Kabupaten dan Kecamatan dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Dari TNA (Training Need Assesment)yang dibuat dari situ lah diketahui kebutuhan Pelatihan yang akan dilaksanakan, apakah materi-materi yang akan diberikan dan dimana akan dilaksanakan di Kabupaten atau diluar Kabupaten??? dan sebelum melaksanakan kegiatan pelatihan tetap dilakukan Konsilidasi Pelatiahan bersama pelaku-pelaku yang terkait dengan Pelatihan Tersebut. Jadi apabila kebutuhan suatu pelatihan diluar Kabupaten untuk mencapai tujuan sesuai dengan TNA, maka Pelatihan bisa dilakukan diluar Kabupaten.
P-14-0000000494Email13-May-2014
Yth. Bpk/Ibudi tempatkami ingin mengadukan  1. upk ( ada beberapa upk di kab sampang  yang bukan dari kecamatan tsb/berasal dari kecamatan lain )- kenapa itu bisa terjadi dan bisa dipilih ? (upk kab. sampang)2. upk ada yang merangkap jadi guru/pengajar (upk kab. sampang)3.untuk fas keu kab. sampang, dalam memfasilitasi pelaku jangan membedakan, harus sama rata. dan ketika meminta data jangan berbelitbelit, dikolektifkan saja...dan untuk waktu pengumpulannya jangan dadakan dikarenakan kami juga banyak tugas dilapangan3. ketika meminta data faskeu diharapkan menggunakan kata yang sopan baik berupa sms atau tlp.4. mohon maaf untuk faskeu untuk gaya kepemimpinannya tolonglah mengerti keadaan pelaku di kecamatan(tidak menunjukan sikap seorang pemimpin)terimakasih... mohon segera di tindaklanjuti
19-05-2014: terima kasih informasinya, masalah ini akan segera kami koordinasikan dengan Tim Faskab Sampang
P-14-0000000495Email13-May-2014
On Wednesday, May 7, 2014 3:38 PM, Zainal Abidin abdullah wrote: Saran, tindakan dan keputusan yang dilakukan Fasilitator Tehnik, Sekretaris UPK, dan PL-Tehnik tidak sesuai dengan mekanisme program (Petunjuk Tehnis danOperasional PNPM Mandiri) dan menggiring Peserta Rapat dalam Rapat MAD Khusus sehingga merugikan dan membahayakan keberlangsungan Kelembagaan  BKAD Indra Makmu
16-05-2014: Apa yang dilakukan oleh FK/FT dan PL sudah sesuai prosedur dalam memfasilitasi Forum MAD Khusus, dan MAD khusus tersebut diadakan justru menindak lanjuti surat kami tentang Penon aktifkan ketua UPK dan Bendahara UPK yang terlibat permasalahan pengalahgunaan dana Tanggung Renteng Kelompok SPP, serta mengevaluasi Kelembagaan BKAD, kususnya Ketua BKAD yang menyalahgunakan wewenang dalam mengarahkan dan menggunakan dana Kelembagaan yang tidak sesuai dengan mekanisme Program, sehingga dalam MAD Tersebut masyarakat menginginkan ketua BKAD Kec. Indra Makmur diganti, disamping itu ketua BKAD tersebut juga tidak pernah mau mengikuti setiap pelitahan BKAD dilaksanakan, sehingga kebijakan yang diambil dalam menjalankan program seringkali bertolak belakang dengan petunjuk pelaksanaan program.
P-14-0000000483Email10-May-2014
assalamu`alaikum pak saya masyarakat pante ceureumen kabupaten aceh barat provinsi aceh.saya ingin mengadukan beberapa hal yang emnyangkut dengan pelaksanaan pnpm di kecamatan kami 1. apakah boleh orang yang tidak bisa komputer sama sekali bisa kerja di UPK2. Apakah boleh orang yang tidak bisa komputer menjadi ketua UPKkami peserta calon ketua UPK sangat kecawa dengan kinerja BKAD Kecamatan Pante Ceureumen,karena kami peserta calon UPK Kebanyakan Sudah menyelesaikan Kuliah Kebetulan Istri saya sendiri tamatan S1 Dan ada beberapa kawan saya yang tamatan s1 ada yang alumni AMIKI tapi tidak di lewatkan tetapi saudari RUBIAH malah tidak bisa komputer sama sekalijangankan untuk mengoperasikan komputer,menghidupkan saja tidak bisa.tapi kenapa lewatsekarang saudari rubiah juga terlibat dengan politik beliu ikut menjadi calon anggota DPRK Aceh Barat Dari dapil 4 Pante Ceureuemen dari Partai PNA tapi Tidak di tindak lanjutiapakah memang seperti ini aturan PNPMTerimakasi
30-05-2014:
30-05-2014: Assalamualaikum... Semoga kita selalu dalam keadaan sehat wal’afiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Berikut kami akan memberikan tanggapan atas pertanyaan menyangkut ketua UPK Kec. Pante Cuereumen. 1. Semua proses seleksi sudah dilakukan sesuai prosedur yang ditetapakan, di awali dengan pengumuman, seleksi tulis, dan wawancara, serta penetapan di forum MAD. Yang bersangkutan sdri. Rubiah yang terpilih sebagai ketua merupakan mantan bendahara lama yang ikut kembali dalam proses seleksi merupakan sosok yang memiliki kapabilitas, dan integritas yang besar terhadap pelaksanaan PNPM-Mpd di Kec. Pante Ceureumen Sdri. Rubiah didukung di forum MAD dari enam calon yang diajukan BKAD ke forum MAD. 2. Dalam hal keanggotaan Beliau (sdri.Rubiah) sebagai calon legislatif telah diinformasikan di forum MAD bahwa beliau secara pribadi menyampaikan supaya jangan dipilih sebagai anggota DPRK dan lebih memfokuskan pekerjaan sebagai pengurus UPK.
P-14-0000000479Email09-May-2014
sebatas mana tugas dan fungsi dari pada BP-UPK dalam program PNPM, knapa fasilitator tidak mengijinkan RAB dari pekerjaan fisik untuk di ketahui oleh BP-UPK ? Saya BP-UPK kec.Barus utara, kab. Tapanuli tengah, Sumatera utara.
10-05-2014: Pengaduan ini terkait dengan pengaduan nomor P-13-0000002660
P-14-0000000475Email08-May-2014
yth.saya adalah ketua kelompok penerima manfaat program spp pnpm mandiri didesa Guyangan Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan yang sudah beberapa kali menerima pinjaman program� perguliran spp pnpm. selama ini kelompok saya dibuatkan proposal pinjaman oleh petugas kpmd. tatapi anehnya proposal yang terakhir diajukan ke kecamatan saya di keluarkan dari ketua kelompok dan di hapus dari proposal kredit. tanpa sepengetahuan saya �saya sudah meminta untuk dimasukan kembali sebagai peminjam namun pembuat proposal yang petugas kpmd itu ngotot tidak mau memasukan. sehingga pada gerguliran saat ini jelas saya tidak dapat pinjaman lagi. pertentangan antara saya sebagai ketua kelompok dan petugas kpmd yang nota bene pembuat proposal hanya karena urusan sepele tentang pemotongan yang dikatakan sebagai biaya pembuatan proposal. saya tidak setuju jika setiap hutang satu juta dipotong 10.000 untuk biaya itu. padahal kelompok kami mengajukan kreditnya samapi 30 juta. berarti pembuatan proposal mencapai 300.000. itu saya rasa terlalu tinggi. dengan ketidak setujuan saya itu kemudian diproposal, ketua diganti orang lain dan saya juga tidak dimasukan sebagai orang yang meminjam uang di spp pnpm. saya meminta keadilan ke desa tidak ditanggapi ke petugas pnpm kec. dia tidak mau tahu karena bunyi proposal yang dikirimkan ke kec. ketua sudah di ganti. lantas kemana saya harus mencari keadilan? terima kasih.
10-05-2014:
10-05-2014:
10-05-2014: Akan diklarifikasi ke UPK Kec. Godong Kab. Grobogan dan kelompok pemanfaat, utk mengetahui kebenaran informasi tersebut dan segera menindaklanjuti permasalah yang ada
14-05-2014: MASALAH : 1. Ketua kelompok arisan RT. 2 RW. 1 Desa Gunyangan Kec. Godong Kab. Grobogan dikeluarkan dari anggota kelompok tanpa sepengetahuannya 2. Minta dimasukkan lagi supanya bisa pinjam dana tidak diperhatikan 3. Terjadi pertentangan dengan KPMD selaku pembuat proposal dengan ketua kelompok, karena dulu pembuatan proposal setiap pinjaman Rp. 1.000.000 yang dikenakan biaya Rp. 10.000, padahal kelompoknya pinjam Rp. 30.000.000 sehingga dikenakan biaya Rp. 300.000 4. Lapor ke pelaku Kecamatan tidak ditanggapi KRONOLOGI MASALAH 1. Kelompok arisan RT. 2 RW. 1 Desa Gunyangan Kec. Godong Kab. Grobogan dengan ketua kelompok Ibu Endang telah menjadi pemanfaat SPP di UPK Kec. Godong sejak Th. 2011 2. Pada bulan april 2014 ketua kelompok arisan RT. 2 RW. Ds. Gunyangan Kec. Godong Ibu Endang diganti menjadi Ibu Ari Rukmi oleh Ibu Patmi selaku KPMD dan pembuat proposal kelompok tersebut. Penggantian tersebut dilakukan karena Ibu Endang keberatan terhadap biaya pembuatan proposal Rp. 10.000 tiap pinjaman Rp. 1.000.000 dan Ibu Endang menaikkan bunga keanggota menjadi 2 % perbulan tanpa musyawarah dengan anggota kelompok, padahal mulai Th. 2013 UPK sudah menurunkan bunga dari 1,8 % perbulan menjadi 1,4 % perbulan. 3. Ibu Endang selaku ketua kelompok yang dikeluarkan merasa dirugikan karena tidak bisa mengajukan pinjaman ke UPK kemudian dia mengadukan masalahnya ke CHS pada tanggal 10 Mei 2014 PENYELESAIAN MASALAH 1. Pada tanggal 10 mei 2014 FK dan UPK mendapat informasi dari FasKab bahwa ada pengaduan tersebut diatas ke CHS 2. FasKab merekomendasikan FK dan UPK agar segera melakukan klarifikasi permasalahan tersebut diatas 3. FK dan UPK segera koordinasi dengan Kades, TPK, KPMD dan Kelompok Arisan RT. 2 RW. 1 Ds. Gunyangan Kec. Godong untuk melakukan klarifikasi permasalahan tersebut diatas 4. Pada tanggal 12 mei 2014 pukul 10. 00 WIB dilakukan koordinasi dan klarifkasi terhadap semua anggota dan pengurus kelompok tersebut 5. Hasilnya: A. Ibu Endang mantan Ketua Kelompok mengakui menaikan bunga dari 1,4 % menjadi 2 % keanggota kelompok, terdapat selisih senilai Rp. 108.000 sudah dikembalikan keanggota kelompok B. Bahwa untuk pengajuan dana pinjaman kedepan prosesnya harus berdasarkan musyawarah tingkat kelompok, aturan dan sanksi disepakti kelompok dan dibuat berita acara. C. Semua pihak bisa menerima (Berita Acara Musyawarah Terlampir) D. Masalah Selesai
14-05-2014: Masalah Selesai
P-14-0000000476Email08-May-2014
Selamat siang,berikut saya kirimkan informasi&pengaduan kegitan PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Wangon Periode 2010 - 2013.Ini adalah surat yang ke 4 yang saya kirim, karena yang terdahulu tidak ada respon padahal sudah hampir 2 bulan. Terimakasihsalam sikompak
11-06-2014: Trimaksih atas pengaduan Saudara terkait dengan kegiatan pnpm di Banyumas dan kec. Wangon pada khususnya...mohon maaf kalau tanggapan dan jawaban dari kami terkesan lama karena kami butuh banyak waktu untuk melakukan crosscheck atas pengaduan saudara terkait dengan banyak pihak yang terlibat dalam pengaduan saudara..tindaklanjut pengaduan sampai saat ini masih terus berproses sebelum kami dapat menyimpulkan hasil temuan dilapangan. Sekali kali kami mengucapkan terimakasih atas pengaduan saudara, hasil klarifikasi akan tetap kami segera jawab berdasarkan tindaklanjut dilapangan
08-10-2014: Tanggal 17-18 Juni 2014 tim Korprov telah melakukan klarifikasi bersama dengan kelembagaan, UPK, BKAD, TV, Fk dan PJO Kec. Wangon terkait dengan pengaduan ini, hasilnya adalah sebagian besar pengaduan tidak benar dan beberapa pengaduan terutama tentang sarana fisik pembangunan jalan yang benar adanya demikian, trimakasih
Data : 324 | Halaman : 22