Pengaduan Masuk

Nomor Media Tanggal Aduan Isi Aduan Tanggapan
P-14-0000000977Email25-Sep-2014
---------- Forwarded message ----------From: "Erwin Karisna putra" Date: Sep 25, 2014 11:15 AMSubject: Mohon tindak lanjutTo: Cc: Entahlah apa yg ada dalam tim penanganan aduan masyarakat tentang PNPM-MP,bagaimana tidak ada banyak laporan tentang pelaksanaan kegiatan SPP di kecamatan Lenangguar yg dari tahun 2009 sampai sekarang banyak kelompok yg belum mengembalikan pinjaman bergulirnya. Peran pemerintah desa dan pelaku PNPM-MP di berbagai tingkatan bisa dikatakan tidak ada upaya serius dalam mengatasi persoalan ini. Padahal dana SPP itu harusnya dapat digulirkan kepada anggota masyarakat lainnya sebagai upaya serius pemerintah mengatasi kemiskinan. Tapi mungkin karena PNPM -MP sudah diujung masanya hingga tak ada lagi kepedulian. Banyak masyarakat lain yg karena ada banyak tunggakan kelompok sebelumnya tidak dapat lagi mengakses dana. Mohon bila masih ada kepedulian tentang program ini agar Tim Pusat bisa datang langsung ke kecamatan Lenangguar agar semua persoalan menjadi jelas,bukan hanya menerima laporan tertulis melalui proses birokrasi yg saling melindungi. Sangat disayangkan banyak uang negara yg mengendap dimasyarakat dan tidak ada upaya serius dari pihak terkait dalam mengatasi persoalan ini. Terima kasih.
30-09-2014: Pengaduan ini terkait dengan pengaduan nomor P-14-0000000626
P-14-0000000954Email18-Sep-2014
---------- Forwarded message ---------- From: LSM LIMDA Date: Thu, 18 Sep 2014 16:12:07 +0700 Subject: Fwd: PERMINTAAN AUDIT INTERNAL PROYEK PNMP MP DESA WASAMPELA Kecamatan Wabula Kab. Buton Propinsi Sulawesi Tenggara Indonesia To: Gsoraya@worldbank.org PERMINTAAN AUDIT INTERNAL PROYEK PNMP MP DESA WASAMPELA Kepada Yang Kami Hormati Konsultan Manajemen PNPM MP Propinsi SULTRA Di- Kendari Sehubungan dengan adanya dugaan penyimpangan proyek jalan Rabat Beton sepanjang 775 m dengan total biaya alokasi Rp. 221.715.000,- di PNPM Desa Wasampela Kec. Wabula Kab. Buton Sulawesi Tenggara tahun 2014 yang menyebabkan tidak selesainya pekerjaan sampai batas waktunya, penggelapan Honor HOK Pekerja Proyek Penimbunan Thalud Pantai tahun anggaran 2013 (Pembayaran Upah HOK tidak sesuai dengan RAB) dan pekerjaan tidak sesuai dengan perencanaan. Diduga penyimpangan kegiatan proyek PNPM MP Desa Wasampela terjadi sangat sistematis dan melibatkan komponen-komponen dalam PNPM mulai dari FT, FK, PjoK, UPK, TPK hingga berujung pada Kepala Desa Wasampela sehingga menyebabkan minimnya partisipasi masyarakat padahal dalam pelaksanaan kegiatan PNPM ini, masyarakat merupakan pemilik kegiatan serta mendapat prioritas untuk turut bekerja dalam peleksanaan kegiatan terutama bagi masyarakat miskin dan anggota RTM. Diduga FK dan FT melanggar kode etik, karena bersama-sama Kepala Desa Wasampela dan TPK dalam mempengaruhi jenis kegiatan, lokasi dan spesifikasi kegiatan PNPM mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan. Selain itu juga mengurangi kualitas atau kuantitas pekerjaan bahkan dengan sengaja atau tidak sengaja membiarkan, tidak melaporkan atau menutupi proses penyimpangan yang terjadi. Ini merupakan penyimpangan yang sangat fatal karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip PNPM. Untuk itu, kami yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Masyarakat meminta kepada Konsultan Manajemen PNPM MP Propinsi Sultra untuk menurunkan Tim Evaluasi dan Monitoring guna melakukan audit internal secara faktual maupun secara administrasi terkait hal-hal berikut. 1. Melakukan evaluasi pemanfaatan proyek PNPM MP di Desa Wasampela Kec. Wabula kab. Buton Propinsi Sultra mulai dari tahun 2007 hingga 2014. 2. Melakukan evaluasi pengelolaan dan penggunaan dana bergulir PNPM MP Desa wasampela 3. Melakukan evaluasi kinerja FK, FT, dan PjoK terkait kasus PNPM MP Desa wasampela bahkan menjatuhkan sanksi pemecatan sesuai dengan ketentuan internal PNPM. 4. Melaporkan hasil audit internal PNPM MP terkait dengan pemanfaatan proyek fisik maupun dana bergulirnya secara transparan dan akuntabel kepada masyarakat Desa Wasampela. Demikian permintaan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya diucapkan terima kasih.
18-09-2014: Pengaduan ini terkait dengan pengaduan nomor P-14-0000000870
P-14-0000000861Email16-Aug-2014
Saya sek.BP-UPK kec.Barus Utara,kab.Tapanuli Tengah,SUMUT. "Tolong jlaskan dan apa alasannya adanya pemotongan anggaran program mulai T.A. 2014 pemotongan sampai 11.8%" agar kami bisa memberikan pemaparan pd masyarakat.
21-08-2014: Pemotongan anggaran program bukan mulai T.A. 2014 , tetapi hanya untuk T.A 2014, pemotongan Anggaran BLM T.A 2014 sebesar 11.8% sudah disampaikan dan sudah disepakati revisi pada pelaksanaan MAD Khusus tanggal 13 Agustus 2014, terimakasih
01-09-2014: Terima kasih kepada Tim Faskab atas tanggapannya
P-14-0000000838Email13-Aug-2014
di daerah desa patianrowo kecamatan patianrowo kabupaten nganjuk ada penyimpangan penggunaan pnpm oleh panitia desa atas nama ibu tinuk karena mengunakan  jabatannya sehingga yg mendapatkannya hanya keluarga dekatnya saja bahkab ibu saya udah mengusulkan jg belum di ACC tolong ditindak lanjuti..kassihan pnpm untuk orang miskin bukan kerabat tentunya yg mendapat benerx2 orang miskin,  saya joko hariaji,S.Pd., Gr no hp 081222570741 warga patianrowo
25-08-2014: Telah dilakukan klarifikasi dengan pengadu pada tanggal 14 Agustus 2014, hasilnya : 1. Terjadi kesalahpahaman dan telah diklarifikasi dengan cara kekeluargaan dan telah diselesaikan 2. Kedua belah pihak telah sepaham, sepakat dan tidak ada permasalahan lagi, surat klarifikasi terlampir
P-14-0000000839Email13-Aug-2014
di daerah desa patianrowo kecamatan patianrowo kabupaten nganjuk ada penyimpangan penggunaan pnpm oleh panitia desa atas nama ibu tinuk karena mengunakan  jabatannya sehingga yg mendapatkannya hanya keluarga dekatnya saja bahkab ibu saya udah mengusulkan jg belum di ACC tolong ditindak lanjuti..kassihan pnpm untuk orang miskin bukan kerabat tentunya yg mendapat benerx2 orang miskin,  saya joko hariaji,S.Pd., Gr no hp 081222570741 warga patianrowo
25-08-2014: Telah dilakukan klarifikasi dengan pengadu pada tanggal 14 Agustus 2014, hasilnya : 1. Terjadi kesalahpahaman dan telah diklarifikasi dengan cara kekeluargaan dan telah diselesaikan 2. Kedua belah pihak telah sepaham, sepakat dan tidak ada permasalahan lagi, surat klarifikasi terlampir
P-14-0000000678Email06-Jul-2014
mohon di tindak lanjuti tentang pemilihan PL REG upk KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN JATIM YANG DIPILIH SECARA SEPIHAK OLEH FT DAN TIDAK DIPILIH LEWAT FORUM.HANYA DIKENALKAN DIFORUM DAN UNTUK DITETAPKAN SAJA TANPA ADANYA METODE PEMILIHAN YANG DIGUNAKAN SESUAI PTO..SEGERA DI TINDAK LANJUTI AGAR UPK BISA DIPERBAIKI SELANJUUTNYA.TERIMA KASIH
23-07-2014: Benar telah terjadi kesalahan fasilitasi oleh Fasilitator Teknik (FT) dalam melakukan pemilihan PL Reguler untuk menganti PL lama yang mengundurkan diri. PL yang ditunjuk adalah salah seorang KPMD yang baru bertugas selama tiga (3) bulan sehingga banyak KPMD yang kurang setuju dengan cara Fasilitator yang hanya memperkenalkan dan langsung menunjuk menjadi PL. Ke dua Fasilitator telah diminta melakukan fasilitasi kembali pemilihan PL Reguler dengan melakukan proses sesuai dengan petunjuk yang berlaku antara lain dengan memberi kesempatan kepada semua KPMD se kecamatan untuk melakukan penilaian terbaik terhadap teman temannya sesama KPMD. Suara terbanyak dari pemilihan sesama KPMD dapat dilanjutkan dengan menunjuknya sebagai PL baru. Apabila hal tersebut masih belum berhasil dilakukan maka rekruitmen selanjutnya dapat dilakukan dengan membuat pengumuman pendaftaran PL secara terbuka dengan kriteria dan ketentuan lainnya seperti melalui test, wawancara dan identifikasi identitas terpenuhi. Dari hasil test dan wawancara akan dapat ditentukaan siapa yang akan menjadi PL. Proses peninjauan ulang kembali terhadap pemilihan PL reguler ini telah dijelaskan terhadap ke dua Fasilitator untuk segera ditindak lanjuti. Demikian dilaporkan trms.
P-14-0000000603Email16-Jun-2014
Makassar, 16 Juni 2014 Kepada Yth. -�� Satker Pusat PNPM Mandiri Perdesaan������������������������������������������������������������������������������������� ��������������������� - Kemendagri Dirjen PMD Pusat������������������������������������������������������������������������������������������������� .��������������������� � Team Leader KM-Nasional PNPM Mandiri Perdesaan/NMC��������������������������������� .������������������ � -�� Team Leader Korwil RMC V PNPM MPd di- ����������� Jakarta Dengan Hormat Sesuai informasi yang kami dengar bahwa yang akan diikutkan dalam Pratugas��� F-PPU periode TA.2014 di Provinsi Susel RMC V hanya 20 (duapuluh) orang. Oleh karena itu Bersama dengan ini kami para peserta Selektif aktif mulai Nomor Urut 21 s/d 30 FasKab Perguliran dan Pengembangan Usaha (F-PPU) yang dinyatakan Lulus oleh Tim Seleksi Aktif Provinsi Sulawesi Selatan / Satker PNPM MPd Prov.Sulsel/ RMC V bermohon agar kiranya dapat diikutkan� Pra Tugas F-PPU untuk bersaing menempati posisi yang dimaksud, mengingat kami pun dinyatakan Lulus dan siap ditempatkan diwilayahnya . Besar harapan kami untuk dapat dipertimbangkan dan atas kepedulian serta kerjasamanya dihaturkan terima kasih.��� �Hormat kami masing-masing pemohon dengan no.urut kelulusan :�� Tertanda 21.Safaruddin Rachim 22.Imasse 23.Subhan, SP 24.Rustan Efendy 25.Abd. Mukhtar 26.Nurhayati Djafar 27.Mujahiddin Panggoa 28.Matius A. Pangessong 29.Wahida, SE 30.Andi Djufriady SuloLipu Tembusan : Yth. Bapak� :� -� Satker PNPM MPd Prov. Sul-Sel di Makassar -��������� KorProv PNPM MPd RMC V� di Makassar
21-06-2014: Sampai saat ini belum ada penyampaian secara tertulis dari Satker PNPM-MPd Pusat tentang jumlah peserta Pelatihan pra-tugas Faskab PPU Sulsel yang diterima Satker PNPM-MPd Sulsel maupun pihak RMC V Sulsel. Namun pihak RMC V Sulsel telah mengusulkan agar jumlah peserta yang diikutkan ditambah 20% dari jumlah kuota lokasi kabupaten
P-14-0000000602Email12-Jun-2014
NAMA; Yohanis, dari Desa Koting B, Kecamatan Koting-NTT Telah terjadi penyelenggaran PNPM Mpd terjadi tidak sesuai dengan PTO dan AD/ART BKAD di Kecamatan Koting: 1. STATUS PEMELIHARAAN INFORMASI DI PAPAN INFORMASI (form 69.i) Informasi yang tidak pernah dipublikasikan dan cenderung dirahasikan oleh UPK antara lain: ? Rincian Penggunaan Dana oleh TPK/UPK Status : TIDAK ADA ? Foto Copy Rekening UPK Status : TIDAK ADA ? Rincian Realisasi Anggaran Biaya Status : TIDAK ADA ? Rencana dan Realisasi Pengembalian (table cicilan perbulan) Status : TIDAK ADA ? Foto Copy Rekening UPK untuk Pengembalian Status : TIDAK ADA ? Rekap Laporan Penggunaan Dana Pertanggung Jawaban Akhir Status : TIDAK ADA 2. Laporan Kolektibilitas Pinjaman UEP/SPP tidak pernah disampaikan dalam Musyawarah 3. Adanya PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang mengakses Dana SPKP sehingga masyarakat miskin tidak mendapat haknya 4. Proses Pemilihan Tim Penyehatan Pinjaman (TP2) tanpa mengundang masyarakat umum di Kecamatan Koting pihak yang hadir : BKAD, Camat, PJOK, Pengurus UPK, Polisi, BABINSA dan beberapa Kepala Desa, sehingga Dalam proses penentuan dan Pemilihan Ketua tidak ada wakil dari masyarakat dan Forum dengan terpaksa memilih Ketua BKAD menjadi Ketua TP2. Tidak semua peserta Forum menyetujui Ketua BKAD menjadi KETUA TIM TP2 karena secara aturan dalam PTO dan AD/ART BKAD Kec. Koting sangat bertentangan. Dan waktu itu Fasilitator Kecamatan sempat hadir dan beberapa Kades menanyakan hal tersebut tetapi FK tersebut malah menjelaskan hal tersebut boleh. Dalam Rapat tersebut malahan FK mengarahkan untuk menggunakan Polisi untuk melakukan penagihan pinjaman yang bermasalah. 5. Kurang transparannya Informasi dari UPK dan BKAD tentang Penyelenggaran PNPM di Kecamatan Koting 6.Dalam Tahun Anggaran 2013 Desa Koting C mendapat Pembangunan Infrastruktur, dalam proses pelelangan pengadaan Material ada satu Kontraktor yang menjadi �JAGOAN� dari pihak KECAMATAN menjadi pemenang Tender. Setelah beberapa hari penentuan Pemenang Tender, Kontraktor tersebut diundang kembali melakukan Musyawarah Penanda tanganan KONTRAK KERJA tetapi beliau tidak hadir dan melalui SMS beliau katakan ia tidak bersedia. Akhirnya proses pendatangan Kontrak ditunda tanpa ada kejelasan sampe sekarang.. Terima Kasih atas penyampaian kami, tanggapan dari PUSAt kami nantikan�
08-07-2014: Salam hormat, Berdasarkan pengaduan saudara tertanggal 14 Juni 2014 maka saya Robertus Gale, Fasilitator Kabupaten PNPM MPd kabupaten Sikka menjelaskan sbb: 1. Terkait pengaduan saudara tentang Informasi yang belum di Up Date pada papan informasi tentang, Rincian penggunaan Dana,foto copy Rek.UPK,rincian raelisasi anggaran biaya,rincian dan realisasi pengembalian,rekapan laporan penggunaan dan pertanggung jawaban akhir. Berdasarkan pantuan kami pada saat supervisi ke kecamatan Koting bahwa seluruh informasi tersebut diatas, berdasarkan pengaduan saudara tidak tercantum pada papan informasi. Oleh karena itu sebagai Manajemen Kabupaten sudah memberikan bimbingan kepada FK dan UPK Kecamatan Koting untuk menyempurnakannya dengan informasi tersebut. Dan kami terima ini sebagai masukan agar FK dan UPK selalu memperhatikan informasi tersebut, bukan hanya kecamatan koting tetapi pada semua Kecamatan di Kabupaten Sikka. 2. Terkait pengaduan saudara bahwa Laporan pinjaman kolektif UEP dan SPP tidak pernah disampaikan dalam musyawarah; pernyataan ini " Keliru " karana berdasarkan identifikasi pinjaman kelompok dan angsuran dari masing-masing Desa di Kecamatan Koting Prosentase angsuran mencapai 88,6 % di Bulan Mei 2014.Ini sebagai gambaran bahwa UPK, BKAD dan pelaku Desa cukup konsen menfasilitasi pengembalian pinjaman kepada masyarakat buktinya pinjaman berisiko + 11,4% berdasarkan laporan keuangan Bulan Mei 2014. 3. Terkait dengan pengaduan saudara tentang PNS yang mengakses dana SPKP, hal ini terjadi pada pinjaman Tahun 2009 s/d 2011 namun jumlah peminjam PNS tidak mencapai 10 %.Sedangkan untuk Tahun 2012 hingga sekarang PNS sudah tidak di layani lagi walaupun oknum PNS tersebut sebagai anggota kelompok. 4. Terkait pengaduan saudara tentang proses pemilihan Tim Penyehat Pinjaman tanpa mengundang masyarakat umum di Kecamatan Koting. terhadap hal ini dapat saya jelaskan sbb : Membentuk TP2 tidak perlu menghadirkan masyarakat umum tetapi yang dibutuhkan adalah tokoh masyarakat kecamatan dan Desa yang secara sukarela mendukung mengatasi kredit macet yang ada dikecamatan, tugas mereka adalah : -. Membangun kesadaran masyarakat untuk mengembalikan dana sesuai aturan yang tertuang dalam surat perjanjian kredit. -. Bila sudah terjadi kredit macet maka perlu di motivasi kepada masyarakat untuk mengembalikan dana tersebut. 5. Terkait dengan pengaduan saudara tentang pelelangan tahun Anggaran 2013 Di desa Koting C " tidak benar" karena tahun 2013 hanya ada pembiayaan kegiatan Honor Guru komite 7 orang,jadi tidak ada pelelangan di Desa Koting C pada tahun 2013. 6. Terkait informasi yang kurang transparan dari UPK dan BKAD tentang penyelenggaraan PNPM-PMd di Kecamatan, berdasarkan Tupoksinya UPK dan BKAD sudah berjalan sesuai kemampuan hal ini terbukti dari realisasi pelaksanaan program dari Tahun 2009 s/d Tahun 2014, semuanya sudah dipertanggungjawabkan kepada Masyarakat, dan sudah MDST 100%. Bila masih terdapat kekurangan dalam proses pelaksanaan maka Segala masukan dan kritikan yang membangun dari saudara sangat kami harapkan. Terima Kasih.
P-14-0000000599Email05-Jun-2014
Kepada: Yth PPK dan unsur tinggi lembaga PNPM. Di_ Tempat Tanjung Tiram,.5 Juni 2014 Salam sejahtera.... Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,semoga kita semua dalam lindungan nya selalu dan tak kurang dari sesuatu apapun...Amin. Dengan sejalan nya program PNPM MP yang menjadi program handalan pemerintah pusat,provinsi maupun daerah yang di prioritaskan kepada RTM ( Rumah Tangga Miskin ) ternyata telah di temukan beberapa indikasi kesalahan dalam pelaksanaan yang tidak memenuhi standart PTO dan AD/ART yang tertuang di dalam SOP diantaranya yang akan saya sampai kan sebagai berikut : 1. Telah terjadinya KOLEBILITAS tingkat 5-6 SPP perguliran selama dua tahun lebih oleh beberapa kelompok desa.dengan jumlah ratusan juta rupiah dan tidak ada tindak lanjut dari unsur lembaga PNPM MP dan aparatur tingkat desa dan kecamatan,setelah hasil laporan kerja tim Penyehat berdasar kan temuan di lapangan.sehingga dampak dari PEMBIARAN ini dapat terancam sanksi Diskualifikasi dari program nasional. 2. Penyalah gunaan jabatan yang di lakukan oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram dengan melakukan pengambilan upah pembuatan proposal ajuan pinjaman kelompok dengan jumlah uang bervariasi sekitar 350rb-500rb setiap kelompok yang di lakukan nya selama hampir lima tahun.dari akibat perbuatan oknum UPK tersebut,telah terjadi pembodohan terhadap pemahaman makna dan tujuan program terhadap masyarakat kelompok peminjam. 3. Melakukan PEMBIARAN oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram atas pelaksanaan pembayaran iuran SPP perguliran yang di lakukan ( dibayar ) oleh orang lain yang bukan dari kelompok yang bersangkutan selaku peminjam. 4. Tumpang tindih aturan sehingga setiap melakukan musyawarah dan melahirkan keputusan dapat berubah-ubah sesuai dengan keinginan oknum ( pejabat ) tertentu. 5. Tidak adanya sikap ketegasan pihak unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram terkait sanksi hukum yang berlaku.seperti terjadi di desa Suka Maju tentang pembangunan sebuah bangunan PAUD KASIH IBU.TA 2011-2012 yang sampai saat ini belum di MDST kan.dan bangunan terkesan di biarkan hancur begitu saja.juga terjadi penyelewengan dana SPP perguliran yang di lakukan oleh istri dari kepala desa Suka maju.( gambar bangunan PAUD KASIH IBU dan Surat Pernyataan kelompok peminjam terlampir.) 6. Terindikasi Nepotisme hubungan keluarga antara PJOK Kab.Batubara dengan Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram ( yang di ketauhi Bendahara UPK adalah adik dari pejabat PJOK Kab.Batubara ).sehingga punca persoalan bermuara dari hubungan yang menjadi hambatan program yang tidak transparan,akuntabilitas,Desentralisasi dan sehingga jabatan selama lima tahun tidak tergantikan,atau tidak adanya Evaluasi kinerja yang di lakukan BPUPK/BKAD sebagai lembaga pengawas pelaksanaan kegiatan dan sebagai unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram (maka terjadi tidak adanya masa transisi jabatan bagi mereka.) 7. Belum adanya penjelasan SOP yang di tuangkan didalam AD/ART sehingga aturan yang berlaku dapat di buat-buat oknum pejabat yang berkepentingan didalam pelaksanaan program nasional PNPM MP Kec.Tg Tiram. 8. Maka dalam hal ini,program PNPM MP Kec.Tg Tiram harus di selamatkan dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,oleh daripada itu dibutuhkan tangan-tangan yang tegas serta pemikiran yang arif dan bijak dalam usaha penyelamatan progam PNPM MP Kec.Tg Tiram dan serta merubah Pola system di masa yang akan datang. Atas segala kekurangan cara penyampaian saya mohon maaf,dengan dasar pertanggung jawaban sebagai Putra Batubara saya sampaikan laporan ini dengan benar dan dapat di pertanggung jawabkan. Dan berharap program PNPM MP Kec.Tg Tiram dapat diselamatkan dari kesalahan masa lalu dan menyongsong perubahan yang lebih baik di masa depan. dto ( KHAIRIL ASWAD ) Tim Penyehat SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram Tim Verifikasi SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram
04-09-2014: 1. Untuk pengaduan poin 1 : Sudah ada tindak lanjut dari Hasil Tim Penyehat, sebagian tunggakan sdh di cicil oleh kelompok, namun belum sesuai harapan 2. Untuk pengaduan poin 2 : Berdasarkan hasil verifikasi dan wawancara dgn UPK, pada dasarnya tidak ada kutipan dari UPK kepada kelompok untuk membuat proposal. 3. Untuk pengaduan poin 3 : Penitipan cicilan kelompok melalui orang lain ke UPK, itu dikarenakan jarak tempuh cukup jauh. Sehingga sering dititipkan kepada orang yang akan ke Kecamatan. Itupun selama ini tidak ada masalah dari kelompok dgn orang yg membantu utk mengantarkan ke kecamatan 4. Untuk pengaduan poin 4 : Tidak jelas maksudnya, aturan mana yg tumpang tindih. 5. Untuk pengaduan poin 5 : - Tentang bangunan PAUD, sudah beberapa kali dilakukan utk membahas masalah MDST, namun TPK dan Kades sampai saat ini masih sulit untuk dipertemukan - Tentang penyelewengan dana SPP, saat ini sedang dilakukan proses 6. ---- 7. Yg dimaksud penjelasan SOP yg mana belum jelas, tetapi masukan terhadap perbaikan SOP manapun akan di evaluasi biasanya dalam laporan kelembagaan setiap akhir tahun 8. Terimakasih atas saran dan dukungan utk perbaikan program
P-14-0000000600Email05-Jun-2014
-------- Pesan Asli -------- Subjek: Penyalah gunaan jabatan oknum UPK dan terindikasinya pejabat memback-up penyalah gunaan pelaksana kegiatan PNPM MP Kec.Tg Tiram Kab.Batubara. Dari: Khairil Aswad Aswad Kepada: pengaduan@nmc.ppk.or.id CC: Kepada: Yth PPK dan unsur tinggi lembaga PNPM. Di_ Tempat Tanjung Tiram,.5 Juni 2014 Salam sejahtera.... Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,semoga kita semua dalam lindungan nya selalu dan tak kurang dari sesuatu apapun...Amin. Dengan sejalan nya program PNPM MP yang menjadi program handalan pemerintah pusat,provinsi maupun daerah yang di prioritaskan kepada RTM ( Rumah Tangga Miskin ) ternyata telah di temukan beberapa indikasi kesalahan dalam pelaksanaan yang tidak memenuhi standart PTO dan AD/ART yang tertuang di dalam SOP diantaranya yang akan saya sampai kan sebagai berikut : 1. Telah terjadinya KOLEBILITAS tingkat 5-6 SPP perguliran selama dua tahun lebih oleh beberapa kelompok desa.dengan jumlah ratusan juta rupiah dan tidak ada tindak lanjut dari unsur lembaga PNPM MP dan aparatur tingkat desa dan kecamatan,setelah hasil laporan kerja tim Penyehat berdasar kan temuan di lapangan.sehingga dampak dari PEMBIARAN ini dapat terancam sanksi Diskualifikasi dari program nasional. 2. Penyalah gunaan jabatan yang di lakukan oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram dengan melakukan pengambilan upah pembuatan proposal ajuan pinjaman kelompok dengan jumlah uang bervariasi sekitar 350rb-500rb setiap kelompok yang di lakukan nya selama hampir lima tahun.dari akibat perbuatan oknum UPK tersebut,telah terjadi pembodohan terhadap pemahaman makna dan tujuan program terhadap masyarakat kelompok peminjam. 3. Melakukan PEMBIARAN oleh oknum Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram atas pelaksanaan pembayaran iuran SPP perguliran yang di lakukan ( dibayar ) oleh orang lain yang bukan dari kelompok yang bersangkutan selaku peminjam. 4. Tumpang tindih aturan sehingga setiap melakukan musyawarah dan melahirkan keputusan dapat berubah-ubah sesuai dengan keinginan oknum ( pejabat ) tertentu. 5. Tidak adanya sikap ketegasan pihak unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram terkait sanksi hukum yang berlaku.seperti terjadi di desa Suka Maju tentang pembangunan sebuah bangunan PAUD KASIH IBU.TA 2011-2012 yang sampai saat ini belum di MDST kan.dan bangunan terkesan di biarkan hancur begitu saja.juga terjadi penyelewengan dana SPP perguliran yang di lakukan oleh istri dari kepala desa Suka maju.( gambar bangunan PAUD KASIH IBU dan Surat Pernyataan kelompok peminjam terlampir.) 6. Terindikasi Nepotisme hubungan keluarga antara PJOK Kab.Batubara dengan Bendahara UPK PNPM MP Kec.Tg Tiram ( yang di ketauhi Bendahara UPK adalah adik dari pejabat PJOK Kab.Batubara ).sehingga punca persoalan bermuara dari hubungan yang menjadi hambatan program yang tidak transparan,akuntabilitas,Desentralisasi dan sehingga jabatan selama lima tahun tidak tergantikan,atau tidak adanya Evaluasi kinerja yang di lakukan BPUPK/BKAD sebagai lembaga pengawas pelaksanaan kegiatan dan sebagai unsur lembaga tertinggi PNPM MP Kec.Tg Tiram (maka terjadi tidak adanya masa transisi jabatan bagi mereka.) 7. Belum adanya penjelasan SOP yang di tuangkan didalam AD/ART sehingga aturan yang berlaku dapat di buat-buat oknum pejabat yang berkepentingan didalam pelaksanaan program nasional PNPM MP Kec.Tg Tiram. 8. Maka dalam hal ini,program PNPM MP Kec.Tg Tiram harus di selamatkan dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,oleh daripada itu dibutuhkan tangan-tangan yang tegas serta pemikiran yang arif dan bijak dalam usaha penyelamatan progam PNPM MP Kec.Tg Tiram dan serta merubah Pola system di masa yang akan datang. Atas segala kekurangan cara penyampaian saya mohon maaf,dengan dasar pertanggung jawaban sebagai Putra Batubara saya sampaikan laporan ini dengan benar dan dapat di pertanggung jawabkan. Dan berharap program PNPM MP Kec.Tg Tiram dapat diselamatkan dari kesalahan masa lalu dan menyongsong perubahan yang lebih baik di masa depan. dto ( KHAIRIL ASWAD ) Tim Penyehat SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram Tim Verifikasi SPP PNPM MP Kec.Tg Tiram
20-06-2014: Pengaduan ini terkait dengan pengaduan nomor P-14-0000000599
P-14-0000000596Email30-May-2014
Seperti biasa pada pekerjaan fisik pnpm-mp yg ada di daerah kami memiliki tahapan pekerjaan, setelah pencairan dana pertama 40% dan dikerjakan sesuai dana yg di terima oleh TPK selalu melalaui tahapan pencairan pertama dengan pertanggung jawaban 40% dan seterusnya sampai serah terima. Tetapi pada tahun ini tidak di anjurkan fasilitator lagi pada TPK, apakah program pnpm-mp tersebut sudah merubah SOP/PTO ? Kalau program belum merubahnya berarti fasilitator sudah melanggar kode etik program apabila itu terjadi apa sanksinya, jangan kalau masyarakat lalai dengan kewajibannya menyangkut program pnpm-mp kenapa langsung di beri sanksi ? Mohon kebijakan dan ketegasan dalam menjalankan program. Saya masyarakat Desa Pananggahan, Kec.Barus Utara, Kab.Tapanuli Tengah, sumatera utara. Perkerjaan fisik pnpm-mp pada saat ini Perkerasan jalan Rabat Beton dengan anggaran dana tertera pada lampiran.
16-08-2014: Kegiatan Perkerasan Jalan Rabat Beton sudah dikerjakan dan sudah selesai 100%, pertanggungjawaban sudah dilakukan sesuai dengan prosedur , hingga saat ini desa pananggahan telah melakukan MDST , hasil konfirmasi kepada FK/FT tidak ada permasalahan
P-14-0000000543Email24-May-2014
Saya sebagai AFK Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya, dengan ini melaporkan berbagai permasalahan di tempat saya bekerja. Sangar banyak Permasalahan yang terjadi. terutama permasalahan FK di Kecamatan Tempat saya bekerja (Saudara : Fahmi Yudhistira, SE). saya di paksa untuk tanda tangani surat perdamaian dengan alasan mengacam?? Permasalahan Pertama cuma masalah pribadi yang kemudian sudah dibesar-besarkan dan dituduh mengajam harus / dipaksain untuk tanda tangani surat perdamaian. seharusnya saya tidak perlu untuk tanda tangani.sebenarnya FK (Fahmi Yudhistira, SE) yang jarang masuk kantor dan tidak tinggal di lakasi tugas (dalam wilayah kecamatan kerja) semuanya orang punya hak untuk melapor, bukan seperti kata mereka yg bahwa saya tidak punya hak untuk melapor.
31-05-2014: SP2M akan tinjut ke Aceh Jaya
P-14-0000000537Email21-May-2014
Selamat sore, saya pelamar FK-P PNPM MPd Provinsi NTT pada bulan februari lalu.� Saya sudah berulang kali menanyakan ke SATKER PNPM Prov. NTT tentang yang lulus seleksi pasif di jakarta. Tapi sudah keluar hasilnya hanya FK-T dan mereka sudah pelatihan pra-tugas akhir april lalu. Untuk itu, saya mau menanyakan kapan pengumuman hasil seleksi pasif FK-P dari jakarta. Apakah SATKER PNPM MPd Prov. NTT tidak membutuhkan FK-P lagi ? Mohon penjelasannya Terima kasih atas perhatianya.
09-06-2014: Selamat Pagi,terkait dengan proses rekruitmen calon FK yang dilakukan di bulan February 2014 sampai dengan saat ini dokumen pengesahan shortlist calon FK belum kami terima ,Satker PNPM MPd NTT masih membutuhkan FK karena terdapat lokasi kosong di kecamatan kategori ekstrim ,namun diminta kepada saudara untuk bersabar sampai dengan awal tahun 2015 disebabkan alokasi dana pelatihan pra tugas di DPA satker NTT telah habis terpakai .Terima Kasih
P-14-0000000504Email14-May-2014
Yang Terhormat Bapak Team Leader PNPM MPd, di - Jakarta. Saya dari salah satu pelaku UPK di Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara ingin menanyakan hal yang sudah lama ingin saya tanyakan. Karena tahun lalu saya sudah pernah menanyakan hal ini namun tidak ada tanggapan berhubung tahun ini Kab. Asahan Prop. Sumatera Utara akan mengadakan Pelatihan UPK ke luar kota (diluar Kab. Asahan). Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah diperbolehkan pelaksanaan Pelatihan UPK di luar kota (diluar Kab. Asahan) ? seandainya diperbolehkan, siapa yang bertanggung jawab jikalau terjadi musibah di jalan ? Karena tahun lalu pelaksanaan Pelatihan UPK tetap dilaksanakan di luar kota (diluar Kab. Asahan). Harapan saya, Pelaksanaan Pelatihan UPK dilaksanakan di KIsaran saja (Ibu Kota Kabupaten Asahan, Propinsi Sumatera Utara) disamping menghemat biaya operasional UPK. Mohon tanggapannya. Terima Kasih, Salam Sikompak.
10-07-2014: Semua Kegiatan Pelatihan yang dilakukan di Tingkat Kabupaten dan Kecamatan dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Dari TNA (Training Need Assesment)yang dibuat dari situ lah diketahui kebutuhan Pelatihan yang akan dilaksanakan, apakah materi-materi yang akan diberikan dan dimana akan dilaksanakan di Kabupaten atau diluar Kabupaten??? dan sebelum melaksanakan kegiatan pelatihan tetap dilakukan Konsilidasi Pelatiahan bersama pelaku-pelaku yang terkait dengan Pelatihan Tersebut. Jadi apabila kebutuhan suatu pelatihan diluar Kabupaten untuk mencapai tujuan sesuai dengan TNA, maka Pelatihan bisa dilakukan diluar Kabupaten.
P-14-0000000494Email13-May-2014
Yth. Bpk/Ibudi tempatkami ingin mengadukan  1. upk ( ada beberapa upk di kab sampang  yang bukan dari kecamatan tsb/berasal dari kecamatan lain )- kenapa itu bisa terjadi dan bisa dipilih ? (upk kab. sampang)2. upk ada yang merangkap jadi guru/pengajar (upk kab. sampang)3.untuk fas keu kab. sampang, dalam memfasilitasi pelaku jangan membedakan, harus sama rata. dan ketika meminta data jangan berbelitbelit, dikolektifkan saja...dan untuk waktu pengumpulannya jangan dadakan dikarenakan kami juga banyak tugas dilapangan3. ketika meminta data faskeu diharapkan menggunakan kata yang sopan baik berupa sms atau tlp.4. mohon maaf untuk faskeu untuk gaya kepemimpinannya tolonglah mengerti keadaan pelaku di kecamatan(tidak menunjukan sikap seorang pemimpin)terimakasih... mohon segera di tindaklanjuti
19-05-2014: terima kasih informasinya, masalah ini akan segera kami koordinasikan dengan Tim Faskab Sampang
Data : 313 | Halaman : 21